Langsung ke konten utama

"From Zero to One" by Peter Thiel - Haram Dibaca!

Haram dibaca! Buku ini hanya untuk penyuka praktik monopoli! Hanya orang-orang kaya yang akan melakukannya dan tidak boleh semuanya! 

Kelihatannya aku akan selektif untuk berbagi mengenai review buku. Baru - baru ini aku berpikiran bahwa tidak semua orang disekitarku akan mendukung pikiranku. Kecuali, orang - orang yang sejak dulu telah aku percayai -meskipun juga itu hanya segelintir. Mengenai buku yang sedang kubaca bulan ini, "From Zero to One" karya Peter Thiel. Seorang CEO PayPal yang terbukti akan kesuksesannya. Mengapa buku ini terlarang menurutku?

Bayangkan saja jika semua orang membaca ini dan mempraktikannya dengan baik dan teliti. Semua orang menciptakan Start-Up dan menginginkan kekayaan yang tidak ada obatnya. Bagaimana jika yang terjadi adalah perulangan dari gelembung Dot Com? Hanya menghasilkan inflasi yang menyekik manusia - manusia yang menginginkan ketenangan dan kesahajaan dunia?

Strategi yang paling unik untuk dikaji adalah tektik monopoli. Tidak sedikit orang menganggap bahwa praktik monopoli adalah praktik kotor dan sebuah kesalahan yang telah dilakukan zaman kolonial. Tetapi, orang yang ingin kaya di atas kaya hanya menganggap bahwa itu adalah prinsip kemunduran. Monopoli adalah cara maruk yang elegan sebagai pebisnis handal. Tidakkah Anda melihat bahwa Google sedang melakukan monopoli di era ini? Apakah ada pesaing bagi Google? Bagi mereka, monopoli adalah cara bertahan yang hebat dan bisnis yang sangat menguntungkan!

Apakah seorang praktisi monopoli mencoba membagikan cara monopoli kepada orang lain? Pikirkan saja itu dengan matang di kehidupan Anda! Saya tidak akan memberi jawaban untuk mengarahkan logika Anda. Biar Anda yang menilai dan mengarahkan tujuan hidup Anda.

Semoga sukses!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syarat Sidang Skripsi (Semhas) dan Yudisium THP UB - Berkas yang Dibutuhkan Untuk Mengurus Itu Semua

 Teruntuk mahasiswa introvert yang mungkin memiliki tekanan karena lingkungan yang tak sesuai hingga rekan yang sudah "beranjak", akan saya bagikan syarat-syarat untuk melakukan sidang skripsi atau seminar hasil (semhas) dan yudisium di jurusan Teknologi Hasil Pertanian - berubah nama menjadi Departemen Ilmu Pangan dan Bioteknologi. Tidak perlu khawatir jika teman Anda sudah tidak bisa dipercaya (mungkin Anda yang memang underrated) atau tidak membalas chat Anda. Mereka punya kesibukan untuk melangkah ke masa depan. Jangan ganggu mereka! Berikut syarat-syaratnya! SYARAT SEMHAS SKRIPSI: 1). ACC DOSEN PEMBIMBING (Screenshot acc dosen pembimbing yang menginstruksikan/memperbolehkan daftar ujian skripsi) 2). KARTU KONSULTASI (format ada di web FTP) 3). LOGBOOK (logbook kegiatan skripsi) 4). UNDANGAN SEBAGAI PENYANGGAH/MODERATOR (min pernah 1x) 5). KARTU KEGIATAN/KARTU BIRU (15x ikut sempro, 5x ikut semhas) 6). MODEL U3 (form bebas lab) *Lab dasar - Hubungi Bu Fitri laboran fisda...

Urbanisasi

Akhir – akhir ini jumlah penduduk di kota – kota besar, seperti Jakarta mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Kenaikan jumlah penduduk ini disebabkan oleh sebuah fenomena sosial yang terjadi belakangan ini, yaitu Urbanisasi. Fenomena inilah yang menyebabkan laju pertumbuhan penduduk yang tidak terbendung, sehingga dapat menyebabkan beberapa permasalahan – permasalahan yang timbul di kota besar. Lalu, apakah Urbanisasi itu, dan faktor – faktor apa saja yang mendorong fenomena sosial ini? Berikut adalah penjelasan mengenai urbanisasi. Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa menuju kota. Namun, berbeda dengan perspektif ilmu pengetahuan, Urbanisasi dipandang sebagai presentase jumlah penduduk yang tinggal di perkotaaan. Perpindahan penduduk ini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu migrasi dan mobilitas penduduk. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari desa menuju kota untuk tujuan menetap. Sedangkan, mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota h...

Ekspedisi Agama

     Supremasi agama dalam kehidupan sudah mengiringi dunia semenjak utusan-utusan Tuhan memulai untuk mengajarkan dan mencerdaskan umat manusia di sekelilingnya. Mulai dari yang muda hingga tua, pengajaran tersebut tidak mengalami keberpihakan subyektif baik dari segi gender maupun karir. Dapat dikatakan bahwa agama menjadi agen penyempurnaan untuk memuat pemikiran maupun moralitas dalam berkehidupan.      Tetapi, di era ini, tampaknya agama harus mulai merumuskan dan membuat terobosan yang super dahsyat dan super solutif. Ada beberapa masalah baru muncul yang kiranya tidak mampu diselesaikan agama menggunakan kitab-kitab peradaban lama maupun pemikiran disertai dengan kebatinan. Alih-alih melalui keterkaitan pengetahuan agama milik zaman ini dengan utusan-utusan Tuhan tidak akan bisa menyelesaikan masalah yang tidak relevan sama sekali dengan kekuatan yang muncul ini.   Kekuatan baru ini adalah sains dan teknologi.    ...